Senin, 16 Agustus 2010

KLIMATOLOGI ( belum lengkap )

ACARA I
PENGENALAN ALAT-ALAT PENGUKUR UNSUR IKLIM/CUACA

A.    TUJUAN
1.    Mengetahui cara kerja peralatan ukur unsur iklim/cuaca
2.    Mengetahui cara pengamatan unsur iklim/cuaca
3.    Mengetahui tata letak dan pemasangan peralatan unsur iklim/cuaca

B.    DASAR TEORI

Pengukuran dan pencatatan tentang iklim/cuaca yang penting dalam pertanian antara lain: curah hujan (jumlah dan intensitas hujan), evaporasi (permukaan tanah dan tanaman), radiasi matahari (lama penyinaran dan intemnsitas penyinaran matahari), kelembaban suhu atau temperatur  (udara dan tanah), dan angin (arah dan kecepatan angin). Untuk hal itu dalam stasiun pengamatan atau pengukuran iklim/cuaca bagi pertanian lazimnya mempunyai perlengkapan seperti berikut: shelter (kotak stevenson),termometer suhu maksimum dan minimum, termometer bola basah dan bola kering, termohigrograf, penakar hujan (ombrometer), anemometer, evaporimeter, solarimeter, sunshine duration record dan termometer tanah.

Menurut WMO (World Meteorology Organization) dalam penempatan stasiun klimatologi pertanian diutamakan di stasiun  percobaan Agronomi, Hortikultura, Peternakan, Kehutanan, hidrologi, lembaga penelitian tanah, Kebun raya ataupun cagar alam serta daerah yang perubahan cuacanya sering menyebabkan kerugian teRHadap produksi pertanian.

Penempatan stasiun klimatologi/meteorologi sedapat mungkin memenuhi syarat antara lain:
1.    Sekeliling luasan terpelihara dengan tanaman penutup (rerumputan atau tanaman yang rendah) sebatas pada pengaruh gerakan angin.
2.    Disekitar/dekatnya tidak ada jalan raya (jalan besar)
3.    Tempatnya pada tanah yang datar.
4.    Bebas / jauh dari bangunan dan pohon-pohon besar.
5.    Letak stasiun jangan terlalu jauh dengan pengamat dan keperluan pengamatan. Hal ini akan lebih baik dalam ketepatan waktu dan kondisi yang dapat dipercaya.

Macam-macam alat ukur unsur ilkim/cuaca yaitu:
1.    Alat Pengukur Lama Penyinaran dan Intensitas Penyinaran Matahari
    Macam Alat
a.    Pengukur Lama Penyinaran Matahari
Macam: Sunshine duration tipe Campbell Stokes dan tipe Jordan.
b.    Pengukur Intensitas Penyinaran Matahari
Macam: Solarimeter, Pyroheliometer tipe Bymetal Actinograph, dll.
2.    Alat Pengukur Temperatur/Suhu Udara dan Tanah
    Macam Alat
a.    Termometer biasa (alkohol dan air raksa)
b.    Termometer maksimum dan minimum
c.    Termometer tanah
d.    Termohigrograf
3.    Alat Pengukur Tekanan Udara dan Kecepatan Angin
    Macam Alat
a.    Barometer (air raksa dan arenoid) dan Barograph
b.    Anemometer (hand dan Cup) dan Anemograph
c.    Windvane dan Kantong udara
4.    Alat Pengukur Penguapan
    Macam Alat
a.    Panci klas A, diameter panci 120 cm dam tinggi 25 cm
b.    Panci Jepang, diameter panci 20 cm dan dikelilingi jeruji
c.    Piche atmometer, berupa tabung glas berskala cm3
d.    Panci Colorado, dll.
5.    Alat Pengukur Kelembaban Udara
    Macam Alat
a.    Psikrometer
b.    Sling psikrometer
c.    Higrometer
d.    Termohigrometer
6.    Alat Pengukur Hujan
    Macam Alat
a.    Alat pengukur hujan biasa: Ombrometer biasa, Ombrometer observatorium.
b.    Alat pengukur hujan otomatis (recorder): Tilting Bucket, Floating, Weighing, dll.

C.    BAHAN DAN ALAT
1.    Termometer biasa (air raksa dan alkohol).
2.    Termometer maksimum dan minimum.
3.    Psikrometer.
4.    Piche atmometer.
5.    Termohigromete.
6.    Termohigrometer rambut.
7.    Anemometer digital.
8.    Anemometer tipe cup counter.
9.    Ombrometer.
10.    Penakar hujan tipe Heimann.
11.    Sunshine duration tipe Campbell Stokes.

D.    PROSEDUR KERJA
1.    Peralatan ukur unsur iklim /cuaca disiapkan.
2.    Peralatan tersebut diamati bagian-bagiannya.
3.    Peralatan tersebut digambar dan dilengkapi fungsinya.

Penakar Hujan Tipe Observatorium

Keterangan Gambar:
1.    Mulut penakar seluas 100 cm2 (garis tengah 11,3 cm)
2.    Pipa sempit
3.    Tabung kolektor
4.    Kran
5.    Gelas ukur
6.    Tiang dari kayu yang cukup kuat

Penakar Hujan Standar

Keterangan Gambar:
1.    Penakar dalam keadaan terpasang
2.    Mulut penakar
3.    Tabung pengukur untuk menampung air dari mulut penakar
4.    Tabung penampung luapan air apabila tabung nomor 1 telah penuh
5.    Tongkat pengukur berskala

Penakar Hujan Otomatis Tipe Helmann (Floating Tipe)

F.    PEMBAHASAN